Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Makalah. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Desember 2013

APLIKASI SOFTWARE UNTUK BLOGGING

1. WordPress

Ini adalah aplikasi Official dari WordPress, jika blog kamu menggunakan platform wordpress ini sangat dianjurkan buat kamu untuk menginstall aplikasi ini. Baik blog gratisan maupun self-hosted blog bisa menggunakan aplikasi ini. WordPress App memfasilitasi kamu melakukan banyak hal termasuk posting, publishing, atau menschedule artikel kamu. Dan berbagai pengaturan lain bisa kamu lakukan dengan aplikasi ini.

2. Blogger

Kalau ini untuk pengguna blogspot, meskipun aplikasi ini gak selengkap fitur-fitur yang ada di WordPress terutama dalam pengaturan namun sudah sangat cukup baik digunakan untuk menuangkan idemu tersebut kedalam sebuah posting.

3. BlogPost

Kamu pengguna WordPress sekaligus Blogspot, ada baiknya kamu menginstall aplikasi ini, Blogspot namanya. Secara efektif dalam paket aplikasi ini kamu bisa mengakses dan mengupdate blog kamu baik wordpress maupun blospot. Selain wordpress dan blogspot ada juga pilihan untuk YouTube, Livejournal dan Flickr.

4. Tumblr

Berbeda dengan WordPress ataupun blogspot, platform blog Tumblr ini lebih minimalis. Selayaknya social media tumblr memungkinkan penggunanya untuk berhubungan dengan pengguna lain, melakukan reblog dan sebagainya. Dengan desain yang simple dan juga unik pengguna Tumblr ini makin berkembang pesat dari hari kehari dan dengan mobile apps ini diharapkan bisa memberi dukungan kepada penggunanya untuk melakukan mobile microBlogging.

5. Disqus.

Seorang blogger sebaiknya membuat relasi dengan blogger lain, bisa dengan melakukan blog walking dan memberikan komen pada blog lain. Ini akan memberikan banyak manfaat, selain  juga bisa menambah temandapet backlink dari blog yang bersangkutan. Aplikasi Disqus ini akan memudahkan biat kamu semua untuk berinteraksi dengan pembaca blog kamu, semacam client untuk post komentar pada blog, dengan aplikasi ini menanggapi komentar pada blog kamu akan lebih mudah sehingga hubungan yang diciptakan antara blog kamu dan pembaca menjadi lebih baik.

6. Dictionary.com

Jika blogmu menggunakan bahasa Inggris, aplikasi ini akan sangat membantumu. Aplikasi yang menyediakan banyak fitur seperti berikut : * English Dictionary and Thesaurus – over 2,000,000 definitions, synonyms & antonyms * Audio pronunciation * Voice search * Example sentences * Idioms & phrases * Word origin & history * Favorite words * Search history * Spelling suggestions * Popular & local trending searches * Daily content, including Word of the Day & The Hot Word * Medical, legal & financial content

7. Writer 

Sedang tidak terhubung dengan internet, kamu bisa menuliskan ide tulisan kamu kedalam text editor terlebih dahulu. Dan salah satu alternatifnya adalah Writer ini. Dengan tampilan yang simple menulis sesuatu jadi lebih nyaman, dan ketika kamu nanti udah tersambung dengan Internet kamu bisa mengkopi tulisan kamu ini.

8. Photo Editor

Blogging erat hubungannya dengan foto atau gambar. Karena menambahkan foto pada blogpost akan banyak manfaatnya. Selain akan lebih baik di SEO juga lebih menarik bagi pembaca. Dari sekian buanyaknya photo editor yang ada di google play sebaiknya kamu memilih photo editor yang memiliki fitur-fitur seperti resize, crop atau fitur lain yang membuat gambar lebih bagus secara kualitas, dan aplikasi ini bisa menjadi salah satu solusinya.

9. SwiftKey

Membuat sebuah blogpost kamu butuh yang namanya kenyamanan, termasuk kenyamanan dalam mengetik. Untuk itu kamu membutuhkan keyboard yang nyaman, di Android sendiri aplikasi SwiftKey ini menjadi salah satu aplikasi keyboard paling laris diseluruh dunia dengan berbagai kelebihannya.

10. Evernote.

Kita semua tahu kalau Evernote adalah salah satu aplikasi pembuat note yang terbaik, hal ini juga bisa kamu gunakan untuk membuat draft postingan blog kamu. Dengan fitur sync perpindahan file dari gadget satu ke gadget lain akan lebih mudah.

Sinonim untuk shell UNIX atau untuk interface sembarang program komputer adalah sebuah environment. Environment biasanya merupakan kumpulan konsep yang menyatakan hal-hal yang dilakukan komputer dalam bidang yang dapat dimengerti dan koheren, dan sebuah tampilan dan rasa yang nyaman. 

Sebagai contoh, meja kerja adalah sebuah environment. Konsep-konsep yang ada dalam meja kerja biasanya adalah memo, panggilan telpon, surat, formulir, dsb. Tool yang biasa ada adalah kertas, staples, amplop, pen, telpon, kalkulator, dsb. Setiap benda ini memiliki karakteristik yang menyatakan bagaimana menggunakan mereka. 

Karateristik tersebut berkisar dari lokasi pada meja hingga ke hal yang lebih canggih seperti nomor apa yang disimpan pada tombol memori telpon. Kustomisasi tampilan dan rasa lingkungan kerja dilakukan dengan menaruh pulpen di tempat yang mudah dijangkau, memprogram tombol telpon, dsb. Secara umum, semakin banyak kustomisasi yang dilakukan, semakin sesuai dengan kebutuhan pribadi, dan karenanya menjadi lebih produktif. UNIX shell juga memiliki karakteristik yang hampir sama dengan meja kerja.

Namun tampilan dan rasa lingkungan UNIX ditentukan dengan keyboard dan tampilan, juga dengan cara bagaimana mensetup direktori, di manatempat menaruh file, dan nama apa saja yang digunakan untuk file, direktori, dan perintah. 

Bash menyediakan beberapa fitur untuk mengkustomisasi lingkungan kerja bash: 
• File khusus, seperti “.bash_profile”, “.bash_logout”, dan “.bashrc” yang dibaca oleh bash ketika anda login 
atau memulai shell baru. 
• Alias. Sinonim untuk perintah atau string perintah yang dapat didefinisikan untuk kemudahan. 
• Option. Mengendalikan berbagai aspek lingkungan shell. 
• Variabel. Nilai-nilai yang dapat diubah yang diacu dengan sebuah nama. 

Kustomisasi Setelan pada Preferensi Penelusuran
Posting kali ini akan memberikan informasi tentang beberapa pengaturan pada preferensi penelusuran yang mungkin layak untuk diketahui oleh para blogger. Adapun beberapa pengaturan yang telah disebutkan di atas menggunakan tampilan terbaru Blogger™, sedangkan untuk tampilan lama, kemungkinan akan kehilangan akses menu pengaturan ini.

Tag meta: “Description”
Apabila narablog menggunakan item ini untuk menerjemahkan deskripsi blog, maka penggunaan baris kode tag meta di antara <head> … </head> berikut, tidak diperlukan lagi.
<meta content='deskripsi tentang blog Anda' name='description'/>


KESALAHAN & PENGALIHAN


Halaman Tidak Ditemukan
Istilah kerennya “Error404” atau page not found. Item ini berfungsi untuk melakukan kustomasi pada halaman yang tidak ditemukan ketika pengguna mengetikkan atau mencari alamat tertentu dalam blog. Defaultnya struktur pengkodean “halaman tidak ditemukan” akan berada dalam <div class='status-msg-wrap'> … <div>. Berikut merupakan contoh sederhana pengisian pada form “halaman tidak ditemukan”.
<h2>Halaman Tidak Ditemukan</h2><p>Maaf, halaman yang Anda cari tidak ada dalam arsip kami atau telah dipindahkan. Silakan klik tautan di bawah ini untuk kembali ke halaman depan.</p><a style="text-decoration:none;" href="h**p://namablog.blogspot.com/">Beranda</a>

Pengalihan (redirect)
Manfaat dari penggunaan pengaturan ini adalah mengalihkan alamat halaman tertentu ke alamat lain dalam blog yang sama. Pengalihan dilakukan — pada dasarnya — berhubungan erat dengan halaman yang tidak ditemukan dalam blog oleh karena telah dihapus, dipindahkan, dan/atau perubahan struktur permalink oleh pemilik blog. Contoh pengalihan dapat kita lihat sebagai berikut:
h**p://namablog.blogspot.com/2009/06/xxxxxx.html
Kemudian dialihkan ke alamat:
h**p://namablog.blogspot.com/2012/09/yyyyyyy.html
Sebagai tambahan, pengecekan terhadap tautan-tautan yang berkontribusi menimbulkan kesalahan dapat dilihat melalui menu “kesalahan perayapan” pada perkakas webmaster.

Perayap dan pengindeksan
Peringatan! Gunakan dengan hati-hati. Penggunaan yang tidak tepat dari fitur tersebut dapat mengakibatkan blog Anda diabaikan oleh mesin telusur.

robots.txt
Kustomisasi robots.txt dapat dimanfaatkan untuk mencegah perayapan mesin telusur terhadap halaman-halaman tertentu. Lebih jelas tentang robots.txt dapat dibaca pada posting About /robots.txt berdasarkan taut rekomendasi Blogger™. Contoh pengisian pada robots.txt:
User-agent: *
Disallow: /search/label/review
Disallow: /p/daftar-mesin-pencari.html
Disallow: /2011/06/ancala-real-estate.html
Sitemap: http://optimasi-blog.blogspot.com/sitemap.xml
Disallow akan memberitahukan kepada robot agar tidak mengunjungi halaman-halaman tersebut, dengan kata lain tidak dimasukkkan kedalam pengindeksan.
Sebagai tambahan, pengecekan terhadap tautan-tautan yang berkontribusi menimbulkan kesalahan dapat dilihat melalui menu “kesalahan perayapan” pada perkakas webmaster.

robots header tags
Berbagai pilihan yang dapat kita gunakan untuk kustomisasi robots header tags, dimana contoh pengaturannya — Optimasi Blog — seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Simpulan
Dengan mengetahui dan memahami kustomisasi pengaturan pada preferensi penelusuran setidak-tidaknya dapat menambah wawasan kita tentang bagaimana melakukan pengisian terhadap item-item tersebut. Dan tidaklah keliru jika kita juga memanfaatkannya — karena pada dasarnya memang telah dipersiapkan oleh pihak Developer — untuk lebih mengoptimalkan situs web/blog bermesin Blogger™ yang kita kelola.
Secara khusus untuk “robots header tags” menunjukkan bahwa persepsi saya selama ini salah besar untuk memasukkan markah di bawah ini sebagai robots header tags.
<meta content='INDEX, FOLLOW' name='robots'/>
Mengapa dikatakan salah besar? karena walaupun markah tersebut tidak dimasukkan pada template blog, ia telah ada lebih dulu atau merupakan default “robots header tags”.
Secara tidak langsung posting ini juga merupakan pembaharuan dari beberapa posting sebelumnya, seperti Memasang meta tags dan manfaatnya, Cara pasang title dan meta tags agar blog lebih SEO friendly, dan Tips search engine optimization (SEO) pada Blogger.com.


Rabu, 20 November 2013

Keputusan-Keputusan dalam ekonomi


KEPUTUSAN INVESTASI (INVESTMENT DECISION)

Segala keputusan manajerial yang dilakukan untuk mengalokasikan dana pada berbagai macam aktiva. Boleh juga dikatakan bahwa keputusan investasi adalah keputusan bisnis, di luar keputusan keuangan. Keputusan itu tercermin pada sisi kiri neraca, yang mengungkapkan berapa besar aktiva lancar, aktiva tetap, dan aktiva lainnya yang dimilikiperusahaan. Contoh keputusan investasi adalah menentukan apakah aktiva tetap yang sekarang dimiliki sebaiknya diganti dengan aktiva tetap baru; apakah pembangunan gedung baru sudah layak dijalankan. 
 Perencanaan terhadapkeputusan investasi sangat penting karena beberapa hal sebagai berikut:
Dana yang dikeluarkan untuk investasi jumlahnya besar, dan dana tersebut tidak bisa diperoleh kembali dalam jangka pendek atau diperoleh sekaligus.
Dana yang dikeluarkan akan terikat dalam jangka panjang, sehingga perusahaan harus menunggu untuk memperoleh kembalinya dana yang sudah diinvestasikan. Dengan demikian akan mempengaruhi penyediaan dana untuk keperluan lain.
Keputusan investasi menyangkaut harapan terhadap hasil keuntungan di masa yang akan dating. Kesalahan dalam mengadakan peramalan akan dapat mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.
Keputusan investasi berjangka panjang, sehingga kesalahan dalam pengambilan keputusan akan mempunyai akibat yang panjang dan berat, serta kesalahan dalam keputusan ini tidak dapat diperbaiki tanpa adanya kerugian yang besar. ALIRAN KAS (CAHFLOW) Keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan mengharapkan akan bisa ditutup oleh penerimaan-penerimaan dimasa yang akan datang. Dimana penerimaan tersebut berasal dari proyeksi keuntungan yang diperoleh atas investasi yang bersangkutan.

Keuntungan ini bisa dalam dua pengertian:
Laba Akuntansi yaitu laba yang terdapat dalam laporan keuangan yang disusun oleh bagian akuntansi yakni cukup dilihat dari laba pada laporan Rugi-Laba.
Laba Tunai yaitu laba berupa aliran kas atau cashflow. PENGGOLONGAN CASHFLOW Cashflow dikelompokkan dalam 3 macam aliran kas:
Inicial Cashflow adalah aliran kas yang berhubungan dengan pengeluaran-pengeluaran kas untuk keperluan investasi, seperti pengeluaran kas untuk pembelian tanah,pembangunan pabrik, pembelian mesin, pengeluaran kas lain dalam rangka mendapatkan aktiva tetap. 
cashflow adalah kebutuhan dana yang akan digunakan untuk modalkerja. Inicial cashflow biasanya dikeluarkan pada saat awal pendirianstatu proyek investasi.
Operacional Cashflow merupakan aliran kas yang akan dipergunakan untuk menutupinvestasi. Operational cashflow biasanya diterima setiap tahun selamausia investasi, dan berupa aliran kas bersih. Operasional cashflowdiperoleh dapat dihitung dengan menambahkan laba akuntansi(EAT)dengan penyusustan.Permasalahan operasional cashflow ini muncul bila dalam keputusaninvestasi sumber dana yang dipergunakan berasal dari hutang, yangmengakibatkan laba setelah pajak berbeda, dan tentunya akanmengakibatkan cashflownya menjadi berbeda antara bila dibelanjaidengan modal sendiri dan dibelanjai dengan hutang. Sehingga suatuproyek akan kelihatan lebih baik dibiayai dengan modal sendiri sebabakan menghasilkan cashflow yang lebih besar. Padahal satu proyekhanya mempunyai kesimpulan yaitu layak apa tidak layak, tidak peduliapakah proyek itu dibiayai dengan modal sendiri atau modal asing. Oleh karena itu dalam menaksir operasiona cashflow tidak bolehmencampuradukkan keputusan pembiayaan dengan keputusan investasi. Sehingga untuk menaksir aliran kas operasi bila sebagian atauseluruhnya dibelanjai dengan modal asing adalah :
Cashflow= Laba Setelah Pajak+Penyusutan+Bunga(1-pajak)3)
Terminal cashflow merupakan aliran kas yang diterima sebagai akibat habisnya umurekonomis suatu proyek. seperti niali residu dan modal kerja yangdigunakan)


METODE PENILAIAN INVESTASI

Ada beberapa alat analisa dalam menilai keputusan investasi Yaitu:
Metode Accounting Rate of Return
Metode Payback Periode
Metode Net Present Value
Metode Internal Rate of Return
Metode Profitability Index :

Metode Accounting Rate of Return adalah metode penilaian investasi yang mengukur seberapa besar tingkat keuntungan dari investasi. Metode ini menggunakan dasar laba akuntansi, sehingga angka yang digunakan adalah laba setelah pajak(EAT) yang dibandingkan dengan rata-rata investasi. Rata-rata EAT ARR = Rata-rata Investasi . untuk menghitung rata-rata EAT dengan cara menjumlahkan EATselama umur investasi dibagi dengan umur investasi. sedangkan untukmenghitung rata-rata investasi hádala investasi dengan nilai residudibagi
Metode Payback Periodehádala metode yang mengukur lamanya dana investasi yang ditanamkankembali seperti semula.(statu periode yang diperlukan untuk menutupkembali pengeluaran investasi dengan menggunakan aliran kas yangditerima) Investasi Payback Periode = x 1Th Cashflow
Metode Net Present ValueSalah satu metode untuk menilai investasi yang memperhatikan timevalue of money adalah net present value. NPV adalah selisih antaranilai sekarang dari cashflow dengan nilai sekarang dari investasi.Untuk menghitung NPV, pertama menghitung present value daripenerimaan atau cashflow dengan discount rate tertentu, kemudiandibandingkan dengan present value dari investasi. Jika selisih antara PVdari cashflow lebih besar berarti terdapat NPV positif, artinya proyekinvestasi adalah layak. dan sebaliknya.
Metode Internal Rate of ReturnJika pada NPV mencari nilai sekarang bersih dengan tingkat discountrate tertentu, maka metode IRR mencari discount rate yang dapatmenyamakan antara present value dari aliran kas dengan present valuedari investasi. atau IRR adalah tingkat discount rate yang dapatmenyamakan PV of cashflow dengan PV of investment. Sehingga untumencari besar IRR diperlukan data NPV yang mempunyai dua kutubpositif dan negative. dan selanjutnya dilakukan interpolasi. NPVrr IRR = rr + x (rt –rr) TPVrr - TPVrtDimana:rr = tingkat discount rate(r) lebih rendahrt = tingkat discount rate(r) lebih tinggiTPV = Total Present ValueNPV = Net Present Value
Metode Profitability Indexmetode ini membandingkan antara present value dari penerimaandengan present value dari investasi. Jika PI lebih besar dari 1, maka proyek dikatakan layak untuk dijalankan.










KEPUTUSAN PENDANAAN (BUDGETING DECISION)
SUMBER-SUMBER DANA PERUSAHAAN 

Sumber Dana Menurut Asalnya

1.     Sumber Intern 
umber dana ditinjau dari asalnya pada dasarnya dibedakan menjadi sumber intern (internal sources) dan sumber extern (external sources). Dana yang berasal dari dari sumber intern adalah dana atau modal yang dibentuk atau dihasilkan sendiri di dalam perusahaan seperti laba ditahan (retained earning) dan penyusutan (depreciation). Ditinjau dari penggunaan atau bekerjanya kedua dana tersebut di dalam perusahaan tidak ada bedanya.
Besarnya laba ditahan/cadangan dipengaruhi oleh besarnya laba yang diperoleh selama periode tertentu,dividend policy dan plowing back policy yang dijalankan oleh perusahaan. Meskipun jumlah laba yang diperoleh selama periode tertentu besar, tetapi oleh karena perusahaan mengambil kebijakan bahwa sebagian besar dari laba tersebut dibagikan sebagai deviden, maka bagian laba yang ditahan akan kecil jumlahnya, dan sebaliknya laba ditahan akan cenderung besar kalau perusahaan mengambil kebijakan penanaman kembali dalam perusahaan yang besar. 
Sumber intern selain berasal dari laba ditahan/cadangan juga berasal dari depresiasi. Besarnya depresiasi setiap tahunnya tergantung pada metode depresiasi yang digunakan oleh perusahaan yang bersangkutan. Sementara sebelum depresiasi tersebut digunakan untuk mengganti aktiva tetap yang akan diganti, dapat digunakan untuk membelanjai perusahaan meskipun waktunya terbatas sampai saat penggantian tersebut. Selama waktu itu depresiasi merupakan sumber dana atau modal di dalam perusahaannya sendiri.

2.     Sumber ekstern
Sumber extern (external sources) adalah sumber yang berasal dari luar perusahaan, Dana yang berasal dari sumber ekstern adalah dana yang berasal dari para kreditur dan pemilik, peserta atau pengambil bagian di dalam perusahaan. Dana atau modal yang berasal dari para kreditur adalah merupakan hutang bagi perusahaan yang bersangkutan dan modal yang berasal dari kreditur tersebut ialah apa yang disebut modal asing. Metode pembelanjaan dengan menggunakan modal asing disebut pembelanjaan asing atau pembelanjaan dengan hutang (debt financing). 
Dana atau modal yang berasal dari pemilik, peserta atau pengambil bagian di dalam perusahaan adalah merupakam dana yang akan tetap ditanamkan dalam perusahaan yang bersangkutan, dan dana ini dalam perusahaan tersebut akan menjadi modal sendiri. Metode pembelanjaan dengan menggunakan dana yang berasal dari pemilik atau calon pemilik tersebut disebut pembelanjaan sendiri (equity financing). Dengan demikian maka dana yang berasal dari sumber ekstern adalah terdiri dari modal asing dan modal sendiri.

Pada dasarnya pihak-pihak pemberi dana atau modal ekstern yang utama dapat digolongkan dalam 3 golongan yaitu :
1) supplier
2) Bank dan
3) pasar modal. 

Supplier memberikan dana kepada suatu perusahaan di dalam bentuk penjualan barang secara kredit, baik untuk jangka pendek (kurang dari 1 tahun), maupun untuk jangka menengah (lebih dari 1 tahun dan kurang dari 10 tahun). 
Bank adalah lembaga kredit yang mempunyai tugas utama memberikan kredit di samping pemberian jasa-jasa lain di bidang keuangan. Pemberian kredit oleh bank bisa jangka pendek (kurang dari 1 tahun), jangka panjang ( lebih dari 1 tahun dan kurang dari 10 tahun), dan jangka panjang (lebih dari 10 tahun)
Pasar Modal (capital market), adalah merupakan sumber dana ektern bagi suatu perusahaan, dimana pasar modal didefiisikan adalah suatu pengertian abstrak yang mempertemukan dua kelompok yang saling berhadapan tetapi yang kepentingannya saling mengisi, yaitu alon pemodal (investor) disatu pihak dan emiten yang membutuhkan dana jangka menengah atau jangka panjang dilain pihak, atau dengan kata lain adalah tempat (dalam artian abstrak) bertemunya penawaran dan permintaan dana jangka menengah atau jangka panjang. Dimaksudkan dengan pemodal adalah perorangan atau lembaga yang menanamkan dananya dalam efek, sedangkan emiten adalah perusahaan yang menerbitkan efek untuk ditawarkan kepada masyarakat.

Fungsi dari pasar modal adalah mengalokasikan secara efisien arus dana dari unit ekonomi yang mempunyai surlus tabungan (saving surplus unit) kepada unit ekonomi yang mempunyai defisit tabungan (saving deficit unit). Dalam pasar modal dibedakan antara pasar perdana dan pasar sekunder. Dimaksudkan dengan pasar perdana adalah pasar bagi efek yang pertama kali diterbitkan dan ditawarkan dalam pasar modal, sedangkan pasar sekunder adalah pasar bagi efek yang sudah ada dan sudah diperdagangkan dalam bursa efek. Definisi resmi menurut Keputusan menteri Keuangan RI tentang Emisi Efek melalui bursa menyatakan bahwa Pasar Perdana adalah penawaran penawaran efek emiten kepada pemodal selama masa tertentu sebelum efek tersebut dicatatkan di bursa, sedangkan pasar sekunder adalah perdagangan saham setelah melewati masa penawaran pada Pasar Perdana. Dengan demikian maka pasar moda dalam bentuk kongkritnya ialah bursa efek 

Dalam bursa efek, pemodal besar dan kecil, baik perorangan maupun lembaga-lembaga seperti dana pensiun, perusahaan asuuransi ataupun perusahaan-perusahaan lainnya dapat membeli dan menjual saham atau efek-efek lainnya. Harga dari saham dan efek-efek lain berubah-ubah sesuai dengan dengan perubahan keseimbangan antara penawaran dan permintaan terhadap efek yang bersangkutan. Harga dari efek-efek sebenarnya juga merupakan barometer dari pandangan mereka mengenai masa depan industri dan ekonomi pada umumnya. Pasar modal merupakan sumber utama bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan dana dalam jumlah yang besar dan akan terikat untuk jangka waktu yang panjang.



Bagi emiten dana yang diperoleh dari penerbitan atau emisi saham merupakan sumber dana yang akan tertanam dalam perusahaan untuk jangka waktu yang tidak tertentu waktunya sehingga merupakan sumber dana permanen, meskipun bagi pemodal investasi dalam saham tersebut dapat merupakan investasi sementara karena saham tersebut dijual sewaktu-waktu pada saat mereka membutuhkan dana.

 
Sumber Dana Menurut Jangka Waktunya

1.     Sumber Dana Jangka Pendek
Sumber dana pendek merupakan sumber dana yang tertanam di dalam perusahaan maksimum satu tahun. Ada beberapa jenis sumber dana jangka pendek yang sering dipergunakan oleh perusahaan seperti :accrual accounthutang dagang, hutang bank, commercial paperfactoring, dan lain-lainnya.

Accrual Account, adalah merupakan jenis hutang bebas bunga, seperti misalnya kebiasaan perusahaan membayar gaji karyawannya mingguan, atau bulanan. Dengan demikian dalam neracanya akan tampak rekening upah sebagai hutang gaji yang belum dibayarkan, Rekening ini akan meningkat secara otomatis jika kegiaatan perusahaan juga meningkat. Sebelum waktu pembayar gaji tersebut, perusahaan dapat menggunakan dana tersebut tanpa biaya bunga, dalam arti bahwa perusahaan tidak perlu membayar bunga atas hutang gaji.
Hutang Dagang, adalah sumber pembiayaan jangka pendek yang paling besar bagi perusahaan. Misalnya perusahaan seringkali dapat membeli persediaan yang diperlukan secara kredit dari perusahaan lain, sebagai contoh misalnya perusahaan melakukan pembelian setiap hari Rp 100.000,- dengan syarat pembayaran net 30. Ini berarti bahwa perusahaan dapat membayar pada setiap akhir bulan. Dengan demikian secara keseluruhan perusahaan akan memiliki hutang dagang sebesar tiga puluh kali pembelian harian atau sebesar Rp 3.000.000,-
Hutang Bank, adalah sumber dana jangka pendek yang biasanya dikeluarkan oleh bank-bank komersial. Biaya hutang jangka pendek ini sangat bervariasi untuk berbagai peminjam pada suatu waktu tertentu. Secara teoritis tingkat bunga akan cenderung tinggi bagi peminjam yang beresiko tinggi dan sebaliknya relatif rendah untuk peminjam yang bonafide. Begitu juga tingkat bunga pinjaman untuk jumlah yang kecil relatif lebih besar dibanding dengan tingkat bunga pinjaman dengan jumlah yang besar karena biaya tetap yang berkaitan dengan pemerosesan pinjaman ini adalah sama. 
Commercial Paper, satu bentuk promissory note tanpa jaminan yang dikeluarkan oleh perusahaan besar, profitable dan dijual kepada perusahaan lain seperti asuransi, pensiun funds, money market mutual funds dan kepada bank. Commercial paper ini biasanya dikeluarkan dalam satuan yang relatif besar dengan dengan bunga yang lebih rendah dari pada prime rate. Commercial paper ini biasanya jatuh tempo dalam waktu satu hingga sembilan bulan. Di beberapa negara maju commercial paper mendapat penilaian atau ranking dari rating agencies. Setiap lembaga penilai mendasarkan pada standar penilaian yang berbeda, namun karena pada umumnya perusahaan yang menjual commercial paper adalah perusahaan yang solid, maka penilaian biasanya dititikberatkan pada aspek likuiditas.
Factoring yang sering diterjemahkan dengan anjak piutang. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 Desember 1988, yang dimaksud deangan perusahaan anjak piutang adalah badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri, di samping penatausahaan penjualan kredit serta penagihan piutang perusahaan nasabah. Kegiatan factoring bias dilakukan oleh perusahaan anjak piutang dan bank. Perusahaan anjak piutang harus mendapat persetujuan Menteri keuangan dan berbentuk perseroan atau koperasi. Sedangkan bank jika akan melakukan pembelian anjak piutang harus melaporkan aktivitasnya kepada Menteri Keuangan.


2.     Sumber Dana Jangka Menengah

Sumber dana jangka menengah adalah merupakan sumber dana yang tertanam di dalam perusahaan lebih dari 1 tahun dan kurang dari 10 tahun. Adapun jenis sumber dana jangka menengah terdiri dari term loan, equipment loan, leasing, modal ventura, dan lain-lain.
Term Loan adalah merupakan salah satu jenis pembiayaan jangka menengah. Term loan ini biasanya disediakan oleh bank komersial, perusahaan asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan pemerintah dan supplier perlengkapan. Dipandang dari biaya modalnya, term loan ini memiliki biaya yang lebih rendah dari pada modal saham ataupun obligasi. Hal ini disebabkan karena jika perusahaan harus mengeluarkan saham atau obligasi, maka harus membayar biaya emisi, pendaftaran dan biaya lain yang berkaitan pengeluaran saham atau obligasi. Selain itu tidak semua perusahaan memenuhi persyaratan untuk menjual saham dan obligasi. Dengan demikian untuk keperluan dana yang tidak terlalu besar, penjualan saham dan obligasi ini biayanya terlalu besar.
Dibandingkan dengan hutang jangka pendek, term loan lebih baik karena tidak segera jatuh tempo dan peminjam memberikan jaminan pembayaran secara periodik yang mencakup bunga dan pokok pinjaman. Bagi kreditur jaminan atas pembayaran secara periodic ini dapat diperjual belikan kepada pihak lain bisanya lembaga pengumpul piutang. Dalam term loan biasanya perjanjian mensyaratkan bahwa pokok pinjaman dan bunganya dibayar dengan jumlah yang sama secara periodic. 
Equipment loan adalah pembiayaan yang dipergunakan untuk pengadaan perlengkapan baru. Equipment loan biasanya diberikan untuk perlengkapan yang dengan mudah diperjual belikan, bukan perlengkapan yang terspesialisasi. Peminjam biasanya menanggung beban lebih tinggi dari harga perlengkapan tersebut dan selisihnya antara antara harga perlengkapan dengan beban total merupakan margin of safety bagi kreditur. Besar kecilnya margin of safety berkisar antara dua puluh hingga tiga puluh ersen dari perlengkapan.
Equipment loan ini biasanya diberikan oleh bank komercial, penjual perlengkapan, perusahaan asuransi, dana pensiun dan lembaga pembiayaan lainnya. Ada dua instrumen yang dapat dipergunakan untuk membiayaai equipment ini yaitu melalui kontrak penjualan kondisional dan hipotek barang bergerak. Apabila perusahaan menggunakan kontrak penjualan kondisional untuk membiayai pembelian perlengkapan, penjual akan menahan sebagian sampai pembeli melunasi keseluruhan pembayaran sesuai dengan kontrak. Jadi pada saat perlengkapan dikirim biasanya penjual menerima down payment dan pembeli bersedia untuk melunasi secara periodic. Pada saat pelunasan berakhir maka penjual akan menyerahkan perlengkapan yang ditahan atau mungkin surat-surat perlengakapan tersebut.
Yang kedua adalah hipotik barang bergerak, hipotek ini lebih umum digunakan oleh bank komersial. Hipotik ini sama halnya dengan pemberian gadai, di mana pemberian pinjaman memiliki atau menguasai hak gadai atas suatu perlengkapan dan peminjam akan melunasinya untuk jangka waktu tertentu. Apabila dikemudian hari peminjam gagal untuk membayar kembali pinjamannya, maka pihak pemberi pinjaman akan menjual perlengkapan yang ditahan tersebut.
Leasing, adalah suatu kontrak antara pemilik aktiva yang disebut dengan lessor dan pihak lain yang memanfaatkan aktiva tersebut yang disebut lessee untuk jangka waktu tertentu. Salah satu manfaat leasing adalah lessee dapat memanfaatkan aktiva tersebut tanpa harus memiliki aktiva tersebut. Sebagai kompensasi manfaat yang dinikmati, maka lessee mempunyai kewajiban membayar secara periodik sebagai sewa aktiva yang digunakan. Manfaat lain adalah bahwa lessee tidak perlu menanggung biaya perawatan, pajak dan asuransi.    
Bentuk-bentuk leasing adalah :
1) sale and leaseback,
2) operating leases, dan
3) financial and capital leases.



3.     Sumber Dana Jangka Panjang
Sumber dana jangka panjang adalah sumber dana yang tertanam dalam perusahaan lebih dari 10 tahun. Terdapat berbagai jenis sumber dana jangka panjang yang tersedia bagi perusahaan seperti misalnya long term debt, saham preferen dan saham biasa. Utang jangka panjang ini dapat diperoleh melalui pinjaman di bank atau dengan cara menjual obligasi. Obligasi dan saham prefen merupakan sumber dana dengan memberikan pendapatan yang tetap kepada pemiliknya, sementara saham biasa merupakan surat berharga dengan memberikan penghasilan tidak tetap kepada pemegangnya.
Obligasi yaitu surat tanda hutang yang dikeluarkan oleh perusahaan sejumlah tertentu dan akan jatuh tempo pada waktu tertentu dan memberikan pendapatan sebesar bunga tertentu. Jatuh tempo obligasi umumnya 10 sampai 30 tahun, tetapi ada juga obligasi yang jatuh tempo 7 sampai 10 tahun. Obligasi sebenarnya sama dengan hutang jangka panjang yang diperoleh bank, hanya saja obligasi ini penjualannya dipublikasikan dan dijual kepada investor langsung. Tingkat bunga obligasi biasanya tetap dan dibayarkan satu tahun sekali atau dua kali dalam satu tahun.
Terdapat dua jenis obligasi yaitu  :
a). mortagage bond adalah obligasi yang dijamin sengan sekelompok asset
b). debenture bond yaitu obligasi tanpa jaminan



KEPUTUSAN KEUANGAN (FINANCING DECISION )
Investment Banking & Financial Restructuring
            Mulai  tahun 1997 hingga tahun 1999 terjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia.  Krisis ekonomi ini telah mengakibatkan hancurnya perusahaan-perusahaan besar yang selama ini menjadi tulang punggung penggerak ekonomi Indonesia.  Krisis tersebut dipicu oleh jatuhnya nilai tukar rupiah hingga pada tingkat paling rendah mencapai Rp.14.000,- per dolar Amerika.  Akibtanya nilai perusahaan turun drasti, harga saham perusahaan papan atas turun hingga tinggal 25%.  Saham-saham di sektor perbankan boleh dikatakan tidak ada lagi nilainya dan bahkan lebih mahal nilai kertas dan ongkos cetaknya.  Sementara itu utang valuta asing menjadi sangat besar dilihat dari nilai rupiah yang jatuh tersebut.
            Akibantnya banyak perusahaan yang tidak mampu lagi untuk mambayar hutang bahkan untuk membayar beban bunga saja banyak perusahaan yang tidak mampu. Oleh karena iu banyak perusahaan kemudian melakukan restruktrurasi atau reorganisasi.  Dua kata tersebut merngandung makna yang sama oleh sebab it digunakan secara bergantian.  
            Restruktrurasi atau reorganisasi pada prinsipnya penataan ulang sendi-sendi perusahaan.  Restrukturisasi dapat dibedakan menjadi restrukturisasi bisnis, keuangan, manajemen, dan organisasi.

a.    Restrukturisasi bisnis
            Restrukturisasi bisnis tidak lain merupakan penataan kembali rantai bisnis dengan tujuan untuk meningkatkan keunggulan daya saing perusahaan.  Restrukturisasi bisnis dapat ditempuh melalui berbagai alternatif sebagai berikut :
1.   Regrouping dan Konsolidasi
                Sebagai contohnya adalah BUMN yang dikembangkan oleh Kantor Menteri Negara BUMN dengan menggabungkan BUMN sejenis ke dalam satu kelompok.  Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan membuat agar BUMN menjadi lebih menarik.  Dari skala usaha maka pengelompokan itu akan membuat skala usahanya menjadi lebih besar, sehingga dapat menarik minat investor asing.  Meskipun penggabungan tersebut memberi manfaat, tetapi tidak mudah dalam mengimpletasikannya karena kendala utama dalam penggabungan adalah adanya perbedaan kultur dan mekanisme kerja.
2.   Joint Operation
                Joint operation adalah dengan cara mengundang manajemen yang sudah berpengalaman.  Sebagai contoh joint operation di Unit terminal Peti Kemas (UTPK) di Pelabuhan Indonesia II dengan melibatkan operator asing. 
3.  Strategic Alliance
                Strategic Alliance adalah bentuk kerja sama antara dua perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerjanya.  Aliansi strategi ini menjadi strategi yang tepat misalnya di bidang promos, penelitian dan pengembangan dan pelatihan karyawan.
4.  Pemecahan Bisnis
                Pemecahan bisnis disini adalah pemecahan bisnis ke dalam usaha atau yang dikenal dengan strategis business unit agar lebih mandiri dan efisien.  Pemecahan ini bertujuan agar business unit menjadi lebih terukur kinerjanya.
5.  Divestasi
Divestasi merupakan alternatif lain apabila perusahaan memandang tidak dapat lagi mempertahankan operasinya.  Divestasi ini dapat dilakukan dengan menjual pemisahan unit usaha terlebih dahulu baru dijual atau spin-off atau menghentikan operasi unit usaha yang tidak lagi prifitable.
6.   Likuidasi Perusaha
                 Likuidasi perusahaan dapat ditempuh jika tidak ada lagi alternatif yang feaseable untuk menolong perusahaan agar tetap dapat bertahan hidup.  Likuidasi ini dilakukan dengan menjual aset perusahaan kepada pihak lain.

b.   Restukturisasi Keuangan
          Selain restrukturisasi bisnis dapat pula dilakukan restrukturisasi keuangan yaitu penataan kembali struktur keuangan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.  Restrukturisasi keuangan dapat dilakukan dengan beberapa alternaif sebagai berikut :
1.      Alternatif pertama
    Alternatif pertama restrukturisasi keuangan adalah dengan melakukan penjadwalan kembali pembayaran bungan dan pokok pinjaman.  Hal ini dapat dilakukan dengan menunda pembayaran bunga, mengurangi pembayaran bunga ataupun penghapusan beban bunga.  Melalui alternatif ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk melanjutkan operasinya dan diharapkan di kemudian hari dapat memenuhi kembali kewajibannya.
2.   Alternatif Kedua
Alternatif kedua adalah dengan melakukan rescheduling atau penjadwalan kembali pembayaran pokok pinjaman.  Jika alternatif ini masih belum membantu maka dapat saja dilakukan dengan melakukan pengurangan beban pokok pinjaman hingga maksimum 70% dari pokok pinjaman.
3.  Mengubah utang menjadi modal sendiri
4.  Mengundang investor individu yang potensial
5.  Penjualan saham kepada go public.

c.    Restrukturisasi Manajemen
                                Krisis ekonomi yang meruntuhkan konglomerat di Indonesia, disinyalir oleh lemahnya pengelolaan dan kualitas manajemen.  Oleh karena itu menjadi sangat strategis untuk melakukan restrukturisasi manajemen atau penataan manajemen yang dapat ditempuh melalui berbagai alternatif sebagai berikut :
1.      Business Process Reengineering
2.      Delaying dan Right-sizing
3.      Downscoping

d.   Restrukturisasi Organisasi
                                Penataan ulang organisasi perusahaan dapat ditempuh baik dengan mengubah kembali struktur manajemen termaksud dewan komisarisnya ataupun menyangkut status perusahaan.  Restrukturisasi organisasi dapat saja dilakukan dengan mengubah kembali komposisi kepemilikan dan status badan hukum perusahaan.  Pada umumnya restrukturisasi organisasi ditempuh melalui konsolidasi internal, hal ini dilakukan malalui penciutan jumlah cabang, kantor wilayah atau jaringan distribusi.
       Dalam reorganisasi keuangan faktor utama yang harus diperhatikan adalah menyangkut penentuan nilai perusahaan.  Hal ini sangat penting terutama dalam rangka penjualan perusahaan, private placement ataupun go public.  Terdapat beberapa alternatif untuk menilai perusahaan diantaranya adalah :
1.      Price earing ratio method.
2.      Discounted cashflows approach
       Restrukturisasi keuangan dapat ditempuh dengan menjual sebagian saham perusahaan sehingga perusahaan memperoleh tambahan dana dari pemegang saham.  Dengan tambahan dana tersebut maka struktur modal menjadi lebih baik, dengan demikian tingkat profitabilitas perusahaan dapat ditingkatkan.  Namun perlu diingat bahwa cara ini dalam jangka panjang tidak dibenarkan, karena apabila hasil penjualan saham tersebut dipergunakan untuk melunasi sebagian hutang perusahaan maka harga pasar saham justru menurun.
       Reorganisasi ini dipandang masih lebih baik karena menguntungkan pihak-pihak yang berkepentingan daripada harus dilikuidasi.  Cara yang ditempuh dalam reorganisasi ini adalah menentukan nilai perusahaan setelah reorganisasi, menentukan struktur modal yang baru, menentukan surat-surat berharga lama yang akan diganti dengan yang baru. 
 
HEDGING DECISION
Menurut Madura (2000:275) hedging adalah tindakan yang dilakukan untuk melindungi sebuah perusahaan dari exposure terhadap nilai tukar. Exposure terhadap fluktuasi nilai tukat adalah sejauh mana sebuah perusahaan dapat dipengaruhi oleh fluktuasi
Menurut Shapiro (1999:144) hedging particular currency exposure means estabilishing an offseting such whatever is lost or gained on the original currency exposure is exactly offset by corresponding foreign exchange gain on loss on the currency hedge.
Hedging dalam definisi di atas merupakan sebuah bagian dari currency exposure yang berarti menentukan sebuah pengganti kerugian kurs mata uang, misalnya kerugian atau keuntungan pada nilai asal currency exposure sebenarnya dapat disamakan dengan keuntungan atau kerugian nilai tukar mata uang pada currency hedge Menurut Eiteman (2003:171-174) hedge is the purchase of contract (including foward foreign exchange) or tangible good that will rise in value and offset a drop in value of another contract or tabgible good. Hedgers are undertaken to reduce risk by protecting an owner from loss.
Hedge merupakan pembelian suatu kontrak (termasuk foward exchange) atau barang nyata yang nilainya akan meningkat dan kerugian dari jatuhnya nilai tersebut dari kontrak lain atau barang nyata. Pelaku Hedging berusaha melindungi pemilik dari kerugian.

Teknik-Teknik Hedging Jangka Pendek
Teknik-teknik yang biasanya dapat digunakan dalam menghedge sebagian atau seluruh transaksinya dalam jangka pendek, dijelaskan oleh Madura (2000:322-333) antara lain:

1. Hedging memakai kontrak future
Kontrak futures adalah kontrak yang menetapkan penukaran suatu valuta dalam volume tertentu pada tanggal penyelesaian tertentu.

2. Hedging memakai kontrak foward

Suatu kontrak antara nasabah dan bank untuk melakukan sejumlah penjualan atau pembelian valuta terhadap valuta lainnya dimasa yang akan datang dengan rate yang telah ditentukan pada saat kontrak dibuat.
Keuntungan foward antara lain :
a) Menghindari dan memperkecil resiko kurs
b) Dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan nasabah Tujuan dari foward adalah :
a) Foward kontrak digunakan untuk mengkover resiko exchange rate untuk pembelian/penjualan valuta di masa mendatang
b) Jika ada suatu transaksi bisnis, foward kontrak dapat menghilangkan currency exposure karena kurs valuta untuk masa yang akan datang telah ditetapkan.
c) Perhitungan kalkulasi biaya yang pasti
d) Untuk tujuan spekulasi

3. Hedging memakai instrumen pasar uang.
Hedging memakai instrumen pasar uang melibatkan pengambilan suatu posisi dalam pasar uang untuk melindungi posisi hutang atau piutang di masa depan.

4. Hedging memakai opsi (option) valuta
Opsi menyediakan hak untuk membeli atau menjual suatu valuta tertentu dengan harga tertentu selama periode waktu tertentu. Tujuan dari option ini untuk hedging.

Teknik-Teknik Hedging Jangka Panjang
Menurut Madura (2000:342-345) Ada 3 teknik yang sering dipakai untuk meng-hedge exposure jangka panjang yaitu :
a) Kontrak foward jangka panjang (Long foward)
Long Foward adalah kontrak foward jangka panjang. Sama seperti kontrak foward jangka pendek, dapat dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan khusus dari perusahaan. Long foward sangat menarik bagi perusahaan yang telah menandatangani kontrak ekspor atau impor bernilai tetap jangka panjang dan melindungi arus kas mereka jangka panjang.
b) Currency Swap
Currency Swap adalah kesempatan untuk mempertukarkan satu valuta dengan valuta lain pada kurs dan tanggal tertentu dengan menggunakan bank sebagai perantara antara dua belah pihak yang ingin melakukan currency Swap.

Tujuan dari swap antara lain:
1. Mengkover resiko exchange rate untuk pembelian/penjualan valuta
2. Transaksi swap akan menghilangkan currency exposure karena pertukaran kurs pada masa yang akan datang telah ditetapkan.
3. Perhitungan kalkulasi biaya yang pasti
4. Untuk tujuan spekulasi
5. Strategi gapping

Keuntungan swap :
1. Menghindari resiko pertukaran uang
2. Tidak menganggu pos-pos di balance sheet
c) Parallel Loan
Parallel Loan adalah kredit yang melibatkan pertukaran valuta antara dua pihak, dengan kesepakatan untuk menukarkan kembali valuta-valuta tersebut pada kurs dan tanggal tertentu di masa depan. Parallel Loan bisa diidentikan dengan dua swap yang digabungkan menjadi satu, satu swap terjadi pada permulaan kontrak parallel loan dan satunya lagi pada tanggal tertentu di masa depan.


EARNING DECISION


Jika suatu perusahaan multi nasional mempunyai anak perusahaan di beberapa negara yang berbeda, maka anak perusahaan tersebut diharuskan melaporkan pendapatan yang diperohleh dengan mata uang yang sama dengan yang dipergunakan induk perusahaannya.